THEARTWORKERS

Tampilkan postingan dengan label Karya WPAP. Tampilkan semua postingan

Poster The Lord of the Rings: The Two Towers in WPAP

Poster The Lord of the Rings: The Two Towers in WPAP

Sekilas tentang WPAP, dikutip dari www.wpapcommunity.com

WPAP ( Wedha’s Pop Art Portrait) adalah gaya ilustrasi potret manusia (biasanya figur-figur terkenal) yang didominasi bidang-bidang datar marak warna depan, tengah dan belakang untuk menimbulkan dimensi, yang dibentuk dari garis-garis imajiner tegas dimana bentuk wajah, posisi elemen-elemen anggota wajah dan proporsinya tetap sama dengan potret aslinya dengan proses tracing kreatif yang tidak tunduk 100 persen pada apa yang sedang di trace. Setiap seniaman WPAP memiliki gaya tersendiri dalam traceing maupun mengolah warna, Ichwan Ramburi mencoba menangkap portrait poster film kenamaan The Lord of the Rings: The Two Towers dengan warnanya sendiri. Berikut karya WPAP yang dihasilkan:

*klik untuk memperbesar
1. Poster asli: copyrights Electronic Arts Inc.
Poster The Lord of the Rings: The Two Towers in WPAP

 2. WPAP The Lord of the Rings: The Two Towers poster
Poster The Lord of the Rings: The Two Towers in WPAP

Dikutip dari IMDb.com
The Lord of the Rings: The Two Towers dibuat tahun 2002 merupakan film fantasi yang disutradarai oleh Peter Jackson dari novel The Lord of the Rings seri kedua J. R. R. Tolkien.
  •   Release date: December 5, 2002 (USA)
  •   Director: Peter Jackson
  •   Running time: 235 minutes
  •   Awards: Academy Award for Visual Effects, More
  •   Screenplay: Stephen Sinclair, Philippa Boyens, Peter Jackson, Fran Walsh
Learn more »

GM Sudarta in WPAP by Ichwan Ramburi

GM Sudarta in WPAP by Ichwan Ramburi

Sekilas tentang WPAP, dikutip dari www.wpapcommunity.com

WPAP ( Wedha’s Pop Art Portrait) adalah gaya ilustrasi potret manusia (biasanya figur-figur terkenal) yang didominasi bidang-bidang datar marak warna depan, tengah dan belakang untuk menimbulkan dimensi, yang dibentuk dari garis-garis imajiner tegas dimana bentuk wajah, posisi elemen-elemen anggota wajah dan proporsinya tetap sama dengan potret aslinya dengan proses tracing kreatif yang tidak tunduk 100 persen pada apa yang sedang di trace. Setiap seniaman WPAP memiliki gaya tersendiri dalam traceing maupun mengolah warna, Ichwan Ramburi mencoba menangkap portrait kartunis Indonesia GM Sudarta (Oom Pasikom) dengan warnanya sendiri. Berikut karya WPAP yang dihasilkan:

*klik untuk memperbesar
facet n coloring wpap GM Sudarta

wpap GM Sudarta

Learn more »

Soedjatmoko in WPAP by Ichwan Ramburi

Soedjatmoko in WPAP by Ichwan Ramburi

Sekilas tentang WPAP, dikutip dari www.wpapcommunity.com

WPAP ( Wedha’s Pop Art Portrait) adalah gaya ilustrasi potret manusia (biasanya figur-figur terkenal) yang didominasi bidang-bidang datar marak warna depan, tengah dan belakang untuk menimbulkan dimensi, yang dibentuk dari garis-garis imajiner tegas dimana bentuk wajah, posisi elemen-elemen anggota wajah dan proporsinya tetap sama dengan potret aslinya dengan proses tracing kreatif yang tidak tunduk 100 persen pada apa yang sedang di trace. Setiap seniaman WPAP memiliki gaya tersendiri dalam traceing maupun mengolah warna, Ichwan Ramburi mencoba menangkap portrait tokoh kenamaan Indonesia yakni Soedjatmoko dengan warnanya sendiri. Berikut karya WPAP yang dihasilkan:

*klik untuk memperbesar
Soedjatmoko in WPAP by Ichwan Ramburi


Biografi Soedjatmoko, dikutip dari http://id.wikipedia.org 

Soedjatmoko (lahir dengan nama Soedjatmoko Mangoendiningrat; lahir di Sawahlunto, Sumatera Barat, Hindia-Belanda, 10 Januari 1922 – meninggal di Yogyakarta, Indonesia, 21 Desember 1989 pada umur 67 tahun), juga dikenal dengan nama panggilan Bung Koko, adalah seorang intelektual, diplomat, dan politikus Indonesia.

Soedjatmoko dilahirkan dalam keluarga bangsawan dan belajar kedokteran di Batavia (sekarang Jakarta). Setelah dikeluarkan dari sekolah kedokteran oleh orang-orang Jepang pada tahun 1943, ia pindah ke Surakarta dan membuka praktik pengobatan bersama ayahnya. Pada tahun 1947, setelah kemerdekaan Indonesia, Soedjatmoko bersama dua pemuda lain dikirimkan ke Lake Success, New York, Amerika Serikat untuk mewakili Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Setelah itu, Soedjatmoko menjalani beberapa kegiatan politik. Pada tahun 1952 ia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan pers beraliran sosialis dan Partai Sosialis Indonesia, lalu terpilih sebagai anggota Konstituante. Namun, karena pemerintahan Presiden Soekarno semakin otoriter, Soedjatmoko mulai mengkritik pemerintah. Untuk menghindari pencekalan pemerintah, Soedjatmoko pergi ke luar negeri dan bekerja sebagai dosen di Universitas Cornell di Ithaca, New York selama dua tahun. Tiga tahun kemudian ia tidak lagi bekerja, biarpun telah kembali ke Indonesia.

Setelah pemerintah Sukarno diganti, Soejdatmoko dikirim sebagai salah satu wakil Indonesia di PBB, dan pada tahun 1968 ia menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat; ia juga menjadi penasihat untuk menteri luar negeri Adam Malik. Setelah kembali ke Indonesia pada tahun 1971, ia mendapatkan pencekalan pemerintah setelah peristiwa Malari pada Januari 1974, karena disangka telah merencanakan protes tersebut. Pada tahun 1978, Soedjatmoko menerima Penghargaan Ramon Masaysay untuk Hubungan Internasional, dan pada tahun 1980 ia diangkat sebagai rektor Universitas Perserikatan Bangsa Bangsa di Tokyo, Jepang.


Karya WPAP saya ini beberapa waktu lalu ternyata diapresiasi oleh fanpage Facebook Balai Soedjatmoko Solo yang berada di bawah payung Bentara Budaya Solo.
*klik untuk memperbesar
WPAP Balai Soedjatmoko by Ichwan Ramburi



Learn more »

WPAP Dengan Gaya Faceting Lebih Rumit

WPAP Dengan Gaya Faceting Lebih Rumit

Sekilas tentang WPAP, yang dikutip dari www.wpapcommunity.com

WPAP ( Wedha’s Pop Art Portrait) adalah gaya ilustrasi potret manusia (biasanya figur-figur terkenal) yang didominasi bidang-bidang datar marak warna depan, tengah dan belakang untuk menimbulkan dimensi, yang dibentuk dari garis-garis imajiner tegas dimana bentuk wajah, posisi elemen-elemen anggota wajah dan proporsinya tetap sama dengan potret aslinya dengan proses tracing kreatif yang tidak tunduk 100 persen pada apa yang sedang di trace. Setiap seniaman WPAP memiliki gaya tersendiri dalam traceing maupun mengolah warna, Ichwan Ramburi dalam karya WPAP kali ini mencoba membuat tracing atau faceting potrait wajah dengan sedikit lebih rumit tidak hanya menangkap gelap terang bagian wajah, tetapi juga berusaha memotongnya (traceing wajah) dengan pertimbangan khusus sehingga dihasilkan bentuk faceting yang lebih unik dan dinamis. Faceting biasanya diciptakan seorang seniman WPAP sebelum proses coloring, berikut karya faceting WPAP yang dihasilkan, (model Ika Rahayu Susanti):

*klik untuk memperbesar

WPAP Dengan Gaya Faceting Lebih Rumit

WPAP Dengan Gaya Faceting Lebih Rumit

WPAP Dengan Gaya Faceting Lebih Rumit

*Proses pewarnaan akan diposting pada kesempatan lain.
Learn more »

Mario Teguh in WPAP by Ichwan Ramburi

Mario Teguh in WPAP by Ichwan Ramburi

Sekilas tentang WPAP, dikutip dari www.wpapcommunity.com

WPAP ( Wedha’s Pop Art Portrait) adalah gaya ilustrasi potret manusia (biasanya figur-figur terkenal) yang didominasi bidang-bidang datar marak warna depan, tengah dan belakang untuk menimbulkan dimensi, yang dibentuk dari garis-garis imajiner tegas dimana bentuk wajah, posisi elemen-elemen anggota wajah dan proporsinya tetap sama dengan potret aslinya dengan proses tracing kreatif yang tidak tunduk 100 persen pada apa yang sedang di trace. Setiap seniaman WPAP memiliki gaya tersendiri dalam traceing maupun mengolah warna, Ichwan Ramburi mencoba menangkap portrait motivator Indonesia yang sangat super sekali Mario Teguh dengan warnanya sendiri. Berikut karya WPAP yang dihasilkan:

*klik untuk memperbesar
Mario Teguh in WPAP

WPAP Mario Teguh
Biografi Mario Teguh, dikutip dari http://id.wikipedia.org

Mario Teguh memiliki nama asli Sis Maryono Teguh, beliau lahir di Makassar pada 5 Maret 1956. Mario Teguh merupakan seorang motivator dan konsultan asal Indonesia. Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan dari IKIP Malang. Mario Teguh sempat bekerja di Citibank, kemudian mendirikan Bussiness Effectiveness Consultant, Exnal Corp. menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer) dan Senior Consultan. Beliau juga membentuk komunitas Mario Teguh Super Club (MTSC).
Learn more »

Tony Q Rastafara in WPAP by Ichwan Ramburi

Tony Q Rastafara in WPAP by Ichwan Ramburi

Sekilas tentang WPAP, dikutip dari www.wpapcommunity.com

WPAP ( Wedha’s Pop Art Portrait) adalah gaya ilustrasi potret manusia (biasanya figur-figur terkenal) yang didominasi bidang-bidang datar marak warna depan, tengah dan belakang untuk menimbulkan dimensi, yang dibentuk dari garis-garis imajiner tegas dimana bentuk wajah, posisi elemen-elemen anggota wajah dan proporsinya tetap sama dengan potret aslinya dengan proses tracing kreatif yang tidak tunduk 100 persen pada apa yang sedang di trace. Setiap seniaman WPAP memiliki gaya tersendiri dalam traceing maupun mengolah warna, Ichwan Ramburi mencoba menangkap portrait penyanyi Indonesia beraliran reggae Tony Q Rastafara dengan warnanya sendiri. Berikut karya WPAP yang dihasilkan:

*klik untuk memperbesar
Tony Q Rastafara in WPAP

WPAP Tony Q Rastafara

Biografi Tony Q Rastafara, dikutip dari http://id.wikipedia.org

Tony Q Rastafara memiliki nama asli Tony Waluyo Sukmoasih (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 27 April 1961) adalah seorang penyanyi Indonesia beraliran reggae yang telah aktif di ragam tersebut sejak tahun 1989. Dia bersama grup musiknya Rastafara memopulerkan istilah "rambut gimbal" (gaya rambut dreadlock) di Indonesia lewat lagu dengan judul yang sama pada tahun 1996. Tony Q telah menjadi ikon musik reggae Indonesia. Dia dianggap sebagai pelopor reggae di Indonesia, karena dia tak hanya berkecimpung di ragam tersebut sejak lama, namun juga mengembangkan karakter musik reggaenya sendiri, dimana dia memasukkan banyak unsur tradisional Indonesia ke musiknya, dan mengangkat tema-tema khas Indonesia dalam musiknya.
Learn more »